TECH NEWS

Google Gemini, Model Kecerdasan Buatan Terbaru Google, Mendapat Banyak Kritikan

Google baru saja meluncurkan model kecerdasan buatan terbarunya, Gemini. Namun, model ini mendapat banyak kritikan karena dianggap menyesatkan. Sebuah video demo enam menit yang menunjukkan kemampuan interaksi canggih Gemini menarik perhatian banyak orang setelah peluncuran Gemini. Namun, Google mengakui bahwa video tersebut tidak dilakukan secara real-time dan menggunakan gambar diam dan teks sebagai masukan untuk Gemini.

Gemini memiliki tiga versi, yaitu Ultra, Pro, dan Basic. Versi Ultra mampu “melihat dunia seperti manusia” melalui video, audio, teks, dan gambar. Versi Pro digunakan untuk Google Bard dan memiliki kemampuan yang mirip dengan ChatGPT gratis. Versi Basic adalah model dasar yang dapat digunakan untuk tugas-tugas sederhana.

Menurut video demo enam menit yang menunjukkan kemampuan interaksi canggih Gemini menarik perhatian banyak orang setelah peluncuran Gemini. Namun, Google mengakui bahwa video tersebut tidak dilakukan secara real-time dan menggunakan gambar diam dan teks sebagai masukan untuk Gemini. Hal ini menimbulkan kritikan dari banyak pihak, termasuk karyawan Google sendiri, yang menganggap video tersebut menyesatkan.

Menanggapi kritikan tersebut, Google mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa video tersebut adalah ilustrasi kemungkinan interaksi dengan Gemini, berdasarkan masukan dan keluaran multimodal yang sebenarnya dari pengujian. Google juga menegaskan bahwa video tersebut tidak dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan Gemini secara real-time.

Versi Ultra Gemini mampu memproses informasi dari berbagai sumber, termasuk video, audio, teks, dan gambar. Dalam video demo enam menit, Gemini menunjukkan kemampuan untuk mengenali objek dalam gambar dan memahami konteks percakapan. Namun, Google mengakui bahwa video tersebut tidak dilakukan secara real-time dan menggunakan gambar diam dan teks sebagai masukan untuk Gemini.

Versi Pro Gemini digunakan untuk Google Bard, sebuah platform yang memungkinkan pengguna untuk membuat aplikasi berbasis teks dan suara. Gemini Pro memiliki kemampuan yang mirip dengan ChatGPT gratis, yang memungkinkan pengguna untuk menghasilkan teks yang lebih alami dan responsif.

Versi Basic Gemini adalah model dasar yang dapat digunakan untuk tugas-tugas sederhana. Model ini dapat digunakan untuk tugas-tugas seperti pengenalan suara dan teks, serta klasifikasi gambar.

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa Gemini memiliki potensi besar untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi. Dalam sebuah artikel, penulis mengatakan bahwa Gemini dapat membantu kita berkomunikasi dengan teknologi dengan cara yang lebih alami dan intuitif. Gemini juga dapat membantu kita memahami konteks dan niat di balik kata-kata, sehingga kita dapat berinteraksi dengan teknologi dengan cara yang lebih manusiawi.

Dalam sebuah wawancara dengan, seorang ahli kecerdasan buatan mengatakan bahwa Gemini adalah langkah maju dalam pengembangan kecerdasan buatan. Menurutnya, Gemini dapat membantu kita memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk membantu kita berinteraksi.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Gakniat

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca