TECH NEWS

OpenAI Mengembangkan Alat Penjiplak Suara dengan Teknologi Canggih

OpenAI telah mengembangkan Voice Engine, sebuah model yang memungkinkan pembuatan suara sintetis yang sangat mirip dengan suara asli berdasarkan input teks dan sampel audio selama 15 detik. Meskipun ukurannya kecil, model ini mampu menghasilkan suara emosional dan realistis.

Beberapa aplikasi awal dari Voice Engine meliputi:

  1. Bantuan Membaca untuk Anak-Anak dan Orang yang Tidak Bisa Membaca: Voice Engine digunakan oleh perusahaan teknologi pendidikan Age of Learning untuk menghasilkan konten suara yang lebih luas dan lebih variatif daripada suara bawaan. Dengan teknologi ini, mereka dapat memberikan bantuan membaca kepada anak-anak dan orang yang tidak bisa membaca dengan suara yang lebih alami dan emosional.
  2. Terjemahan Konten Video dan Podcast: Platform visual storytelling berbasis AI, HeyGen, menggunakan Voice Engine untuk menerjemahkan suara pembicara ke berbagai bahasa. Dengan demikian, mereka dapat mencapai audiens global dengan suara yang konsisten dan natural.
  3. Pilihan Suara Khusus untuk Pengguna yang Tidak Bisa Berbicara: Voice Engine memungkinkan pengguna yang tidak bisa berbicara memiliki suara unik dan bukan robotik dalam berbagai bahasa. Pengguna dapat memilih suara yang paling sesuai dengan kepribadian mereka.

Meskipun teknologi ini menjanjikan, OpenAI mengambil pendekatan hati-hati dalam merilisnya secara luas karena potensi penyalahgunaan suara sintetis. Mereka berharap untuk memulai dialog tentang penggunaan yang bertanggung jawab dan bagaimana masyarakat dapat beradaptasi dengan kemampuan baru ini.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Gakniat

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca